INILAH, Bandung - Anggota Executive Committee (Exco) PSSI Toni Apriliani menegaskan, hasil Kongres PSSI di Bali pada Januari 2011 lalu masih berlaku hingga saat ini.
Karena itu, jika ingin mengubahnya, PSSI harus menggelar kongres lagi. Berdasarkan alasan tersebut, tandas Toni, maka PT Liga Indonesia (LI) masih berhak untuk menggelar kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012.
"Hal itu menjadi landasan kuat yang dipegang sejumlah tim, hingga mereka menyatakan tetap berada di ISL dan tidak akan mengikuti Indonesia Premier League (IPL) yang dikelola PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS)," ujar Toni saat ditemui INILAH.COM di Gedung Pengprov PSSI Jabar, Jalan Lodaya Kota Bandung, Jumat (28/10/2011).
Selain itu, jelas Toni, untuk jumlah peserta liga beradasarkan hasil Kongres Bali, berjumlah 18 klub. Mereka terdiri dari 14 klub yang bertahan di LSI dan 4 klub tambahan promosi dari Divisi Utama.
"Itu yang kini tetap dilakukan PT LI, sedangkan PT LPIS memaksakan beberapa klub yang sebelumnya tidak mengikuti LSI dan Divisi Utama. Itu jelas telah melanggar hasil kongres," tandas Toni.
Dia menekankan bahwa PT LPIS tidak berhak untuk menggelar kompetisi kasta tertinggi Tanah Air, karena selama ini hasil kongres Bali masih belum diubah. Sehingga yang berhak untuk menyelenggarakan liga adalah PT LI.
"Tapi kita akan tetap berusaha untuk menyelesaikan masalah ini. Pekan depan, kita akan kembali rapat, kita tidak mau masalah ini terus berlarut dan menimbulkan perpecahan, jangan sampai itu terjadi" pungkasnya.[den]
Karena itu, jika ingin mengubahnya, PSSI harus menggelar kongres lagi. Berdasarkan alasan tersebut, tandas Toni, maka PT Liga Indonesia (LI) masih berhak untuk menggelar kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012.
"Hal itu menjadi landasan kuat yang dipegang sejumlah tim, hingga mereka menyatakan tetap berada di ISL dan tidak akan mengikuti Indonesia Premier League (IPL) yang dikelola PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS)," ujar Toni saat ditemui INILAH.COM di Gedung Pengprov PSSI Jabar, Jalan Lodaya Kota Bandung, Jumat (28/10/2011).
Selain itu, jelas Toni, untuk jumlah peserta liga beradasarkan hasil Kongres Bali, berjumlah 18 klub. Mereka terdiri dari 14 klub yang bertahan di LSI dan 4 klub tambahan promosi dari Divisi Utama.
"Itu yang kini tetap dilakukan PT LI, sedangkan PT LPIS memaksakan beberapa klub yang sebelumnya tidak mengikuti LSI dan Divisi Utama. Itu jelas telah melanggar hasil kongres," tandas Toni.
Dia menekankan bahwa PT LPIS tidak berhak untuk menggelar kompetisi kasta tertinggi Tanah Air, karena selama ini hasil kongres Bali masih belum diubah. Sehingga yang berhak untuk menyelenggarakan liga adalah PT LI.
"Tapi kita akan tetap berusaha untuk menyelesaikan masalah ini. Pekan depan, kita akan kembali rapat, kita tidak mau masalah ini terus berlarut dan menimbulkan perpecahan, jangan sampai itu terjadi" pungkasnya.[den]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Petunjuk Berkomentar :
-> Pilih Name/URL
-> Isi dengan Nama anda
-> Kosongkan URLnya jika tidak punya
-> Atau isi URLnya dengan alamat FaceBook anda
-> Isi komentar anda
-> Lalu tekan Postkan Komentar