
"Kalau bagi saya, sikap keras dan tegas seorang Mamic, karena dia (Mamic) menginginkan Persib menjadi klub yang bagus dan pemainnya bisa disiplin dan menjadi pemain bagus. Selama ketegasannya masih masuk akal, tidak masalah kalau Mamic mau bersikap keras," ujar Sutiono Lamso ketika di temui persibholic.com.
Namun di sisi lain, menurut Sutiono, Mamic pun harus mempunyai cara lain agar semua pemain bisa enjoy saat menjalani seluruh program latihan yang diterapkannya. Hal itu diperlukan agar tidak muncul anggapan buruk mengenai sikap keras yang kerap diperlihatkan Mamic.
"Tidak hanya harus keras dan tegas, Mamic pun harus mempunyai cara lain agar pemain bisa enjoy bersama dia (Mamic). Misalkan dengan cara pendekatan kepada pemain agar bisa mengetahui karakter setiap pemainnya. Dan itu menjadi tanggung jawab pelatih untuk menyatukan tim,” jelas Sutiono.
“Apa yang dilakukan Mamic dan yang terjadi di Persib merupakan sebuah proses menuju pembentukkan tim yang ideal. Tidak seperti pesulap, yang mudah mengubah sesuatu. Untuk sebuah klub seperti Persib, butuh proses cukup lama juga," pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Petunjuk Berkomentar :
-> Pilih Name/URL
-> Isi dengan Nama anda
-> Kosongkan URLnya jika tidak punya
-> Atau isi URLnya dengan alamat FaceBook anda
-> Isi komentar anda
-> Lalu tekan Postkan Komentar