Sabtu, 07 Januari 2012

Mamic Harus Perbaiki Juga Kerjasama Di Depan

Airlangga Persib Bandung


Tingkat akurasi tembakan para pemain Persib dipandang sebagai salah satu sebab gagalnya Persib mengalahkan PSAP Sigli. Pelatih Persib Bandung Drago Mamic menjelaskan bagaimana rendahnya tingkat akurasi tembakan ke gawang tim Maung bandung saat timnya ditahan imbang 1-1 di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Kamis (5/1).

Dalam catatan Simamaung, setidaknya Persib menciptakan 16 percobaan ke gawang PSAP. Dari 16 percobaan tersebut, 7 diantaranya mengarah ke gawang dan hanya 1 yang berhasil dikonversi menjadi gol, yaitu ketika sundulan Abanda yang menerima umpan tembakan bebas Miljan Radovic di menit 51, mengenai tiang gawang dan disambut sontekan Maman Abdurahman.
Sebenarnya, bukan akurasi tembakan ke gawang saja yang harus diperbaiki oleh Drago Mamic. Dalam pertandingan melawan PSAP Sigli kemarin, Persib pun mengalami masalah ketika bola sudah masuk di area sepertiga pertahanan lawan. Dan sepertinya Persib hanya mempunyai pilihan untuk meng-cross bola tersebut langsung ke kotak penalti, tanpa melakukan terobosan-terobosan di kotak penalti.
Di babak pertama, Persib menciptakan sekitar 14 serangan. Tercatat 9 kali umpan crossing dikirim dari daerah kanan dan 3 serangan berasal dari kiri. Semuanya tidak sukses karena mampu dihalau pertahanan atau ditangkap kiper lawan. Dua serangan lewat tengah hanya menghasilkan 1 offside dan 1 tackle.
Serangan yang dapat dikatakan berhasil di babak I adalah sundulan Abanda yang memanfaatkan set piece tembakan bebas Miljan Radovic. Namun sundulan ini masih bisa ditepis oleh penjaga gawang PSAP. Persib pun mengkoleksi 5 tendangan sudut yang semuanya berakhir dengan sia-sia. Pertahanan PSAP di babak ini menghasilkan 5 clearances dan 5 saves penjaga gawang.
Di babak kedua, Persib semakin meningkatkan serangannya. Tercatat persib melakukan sekitar 25 kali serangan ke kotak penalti PSAP. Tercatat 17 serangan berasal dari kanan, 5 dari kiri, dan 3 dari tengah. Persib pun mendapatkan 5 tembakan sudut di babak ini.
Berbeda dengan babak I, umpan-umpan yang dikirim dari ketiga arah tersebut di babak ini sukses menemukan sasaran sebanyak 9 kali. Namun kembali, penyelesaian akhir yang lemah membuat usaha pemain Persib lewat possesion menjadi sia-sia. Dari 12 percobaan, hanya lima yang mengarah ke gawang dan menghasilkan 1 gol.
Gol yang dibuat Persib pun bukan dari hasil possesion para pemainnya, tapi dari set piece bola mati. Gol terjadi ketika Abanda sukses menyundul bola kiriman bola mati Miljan Radovic. Bola yang sebelumnya membentur tiang gawang kanan, berbelok ke arah kiri yang disambut Maman Abdurahman.
Berbanding lurus dengan jumlah serangan Persib, tim PSAP berhasil membuat 5 clearances dan 9 penyelamatan penjaga gawang.
Sebagai catatan, dari 7 gol  yang dihasilkan Persib musim ini, 4 diantaranya berasal dari set piece bola mati. Ini berarti masih ada pekerjaan rumah bagi Drago Mamic untuk memperbaiki kerjasama lini depannya supaya umpan-umpan yang dikirim tidak menjadi sia-sia dan bisa dikonversi menjadi lebih banyak gol.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Petunjuk Berkomentar :
-> Pilih Name/URL
-> Isi dengan Nama anda
-> Kosongkan URLnya jika tidak punya
-> Atau isi URLnya dengan alamat FaceBook anda
-> Isi komentar anda
-> Lalu tekan Postkan Komentar